Perjalanan Newcastle United didirikan pada tahun 1892 melalui penggabungan dua klub lokal, Newcastle East End dan Newcastle West End. Penggabungan ini bertujuan untuk menciptakan klub yang lebih kuat dan mampu bersaing di level nasional. Mereka mengadopsi nama Newcastle United dan memilih St. James’ Park sebagai kandang mereka, yang hingga kini menjadi salah satu stadion paling ikonik di Inggris.
Masa Kejayaan Awal Abad ke-20 (1900-an – 1920-an)
Awal abad ke-20 menjadi masa kejayaan bagi Newcastle United. Mereka berhasil meraih empat gelar juara Liga Inggris pada musim 1904/05, 1906/07, 1908/09, dan 1926/27. Selain itu, mereka juga meraih beberapa gelar juara Piala FA, menegaskan dominasi mereka di sepak bola Inggris pada masa itu.
Pasang Surut dan Penantian Panjang (1930-an – 1990-an)
Setelah masa kejayaan di awal abad ke-20, Newcastle United mengalami periode pasang surut. Mereka beberapa kali terdegradasi dari divisi utama dan harus berjuang untuk kembali ke papan atas. Meskipun demikian, mereka tetap mampu meraih beberapa gelar juara Piala FA, menjaga harapan para pendukung setia.
Era Modern dan Harapan Baru (2000-an – Sekarang)
Memasuki era modern, Newcastle United mengalami berbagai perubahan. Kedatangan pemain-pemain bintang seperti Alan Shearer dan kehadiran manajer-manajer karismatik seperti Sir Bobby Robson membawa harapan baru bagi klub. Meskipun belum berhasil meraih gelar juara Liga Inggris, mereka tetap menjadi salah satu tim yang disegani di kompetisi tersebut.
Akuisisi dan Ambisi Besar (2021 – Sekarang)
Pada tahun 2021, Newcastle United diakuisisi oleh konsorsium yang dipimpin oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF). Akuisisi ini membawa harapan baru bagi para pendukung, dengan ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan klub. Investasi besar-besaran dilakukan untuk memperkuat skuad dan infrastruktur klub.
Sumber : nufcsu.id